Prof. Ustadi Hamsah: Ziarah sebagai Titik Temu Lintas Agama
Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag. adalah alumni IKMAS angkatan 1994 yang kini menjadi Guru Besar di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bidang keahliannya adalah hubungan antaragama — kajian tentang dialog dan titik temu antarumat beragama.
Salah satu karya beliau, terbit di jurnal Fikrah (2022) sebagai penulis pertama dari UIN Sunan Kalijaga, membahas landasan filosofis ziarah keagamaan (religious pilgrimage) dan signifikansinya sebagai sarana dialog antaragama.
Cerita utama dari riset ini menyoroti praktik ziarah — mengunjungi makam, tempat suci, atau situs bersejarah keagamaan — yang ternyata ditemukan di hampir semua tradisi agama besar, meski dengan bentuk dan makna yang berbeda-beda. Alih-alih memisahkan, praktik yang sama-sama dimiliki lintas agama ini justru berpotensi menjadi titik temu kemanusiaan yang bisa mempertemukan umat beragama yang berbeda.
Pendekatan filosofis semacam ini penting di tengah masyarakat yang majemuk seperti Indonesia, di mana dialog antaragama sering kali membutuhkan titik pijak yang tidak hanya bersifat formal-seremonial, tapi juga menyentuh pengalaman spiritual yang dirasakan bersama oleh umat berbagai agama.
Bagi teman-teman alumni IKMAS, kiprah Prof. Ustadi menunjukkan bagaimana kajian hubungan antaragama bisa menemukan jalan dialog dari praktik keagamaan yang justru sudah lama dijalani bersama, meski jarang disadari sebagai titik temu. Kutipan langsung dari beliau serta detail lain akan kami lengkapi setelah proses konfirmasi dan persetujuan narasumber.
Draf dibantu AI, disetujui oleh admin blog.



