98 Kabar Pengurus IKMAS: Duka, Kegiatan, Prestasi, dan Kepedulian Sosial

Sahabat Assalaam, rekap pesan grup WhatsApp PENGURUS IKMAS 2024-2028 periode 12 Maret 2025 hingga 8 September 2026 mencatat sebanyak 98 pesan bersifat berita dan informasi organisasi. Data ini diolah pada 8 September 2026 dengan hanya memasukkan pesan berkategori berita — yakni berita duka, kegiatan dan undangan, prestasi alumni, bakti sosial kemanusiaan, informasi pondok, dan keputusan organisasi — sementara tausiyah, obrolan, undangan rapat rutin, dan laporan kas tidak dimasukkan.

Komposisinya menggambarkan denyut organisasi secara utuh: 23 berita acara, 22 berita duka, 22 kabar pondok, 14 kegiatan sosial kemanusiaan, 13 kabar organisasi, 7 prestasi alumni, dan 2 informasi umum. Angka ini menunjukkan bahwa IKMAS bekerja pada tiga front sekaligus: merawat ukhuwwah internal, hadir dalam duka dan musibah, serta menyambung peran dengan pondok dan masyarakat luas.

Pada front ukhuwwah, agenda silaturahmi berlangsung hampir tanpa jeda. Tercatat buka bersama IKMAS Semarang 2025 dan 2026 di kediaman dr. Nina, halal bihalal Jabodetabek, Yogyakarta, Fil Ma’had, Jepara, hingga silaturahmi akbar IKMAS Serayu di Purbalingga. Momentum kelembagaan juga kuat: pembentukan struktural IKMAS Wonogiri pada 8 Februari 2026, silaturahmi keluarga besar Assalaam dan pengukuhan IKMAS NTB di Pendopo Gubernur NTB pada 2 Juli 2025, pertemuan Ketum dengan IKMAS Mesir, evaluasi dan Rapat Kerja IKMAS 10-11 Januari 2026 di Assalaam Syariah Hotel Solo, serta rapat persiapan pendirian Assalaam University pada 4 September 2026.

Kehadiran sosial IKMAS tercatat paling menyentuh. Program Qurban Ceria digelar di pelosok Gunungkidul dan Jenawi Karanganyar, diawali survei lokasi di Pracimantoro Wonogiri, pengadaan hewan di Gunungkidul, hingga kajian remaja dan penyembelihan di Dusun Salam 2 Songbanyu. IKMAS Peduli menyalurkan donasi Rp4.050.000 untuk korban bencana Aceh melalui dr. Nina, menjenguk Ust. Qomar yang sakit stroke di Madura, mendata 8 alumni terdampak bencana di Sumatera Barat, memberangkatkan relawan dapur umum ke Tapanuli Selatan, serta menyalurkan bantuan bagi alumni terdampak musibah di Cirebon dan korban banjir Mataram bersama IKMAS NTB. Rangkaian khitanan massal, pengeboran sumur LZIS, dan donor darah di Assalaam Medicare melengkapi wajah kepedulian ini.

Kabar prestasi alumni turut menguatkan kebanggaan bersama. Assalaam Award mewarnai Milad ke-43 dan ke-44 pondok dengan penganugerahan kepada alumni dari berbagai bidang, termasuk Ahmad Masrusi, Prof. Ahmad Muttaqin, Ipmawan M. Iqbal, dr. Nina Anggraeni, dan Erna Erawati. Dua alumni dilantik sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Jember dan Nganjuk, AKBP Arif Fazlurrahman mengemban amanah Wadirlantas Polda Metro Jaya, Prof. Dr. Fithriatus Shalihah menjadi Dekan FH UAD, serta Lea Regita angkatan 39 diterima di Karabük University Turki. Kunjungan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal ke Assalaam dan sarasehan 13 profesor alumni menjadi penanda kuatnya jejaring alumni lintas generasi.

Relasi IKMAS dengan pondok berjalan erat sepanjang periode. Tercatat peran alumni sebagai narasumber Pra Wisuda dan Wisuda Angkatan 38 dan 39, pembukaan Assalaam 2 Tepus dan peresmian Masjid Assalaam 2, penerimaan 33 santri baru SMP TQS Tepus, survei lokasi JANAKA 2026, rukyat hilal Ramadhan 1447 H di Assalaam Observatory, pembukaan PSB 2026/2027 dan 2027/2028, hingga jalan sehat dan cek kesehatan gratis pembuka 44 tahun PPMI Assalaam yang melibatkan lebih dari 300 dokter alumni. Program ARBAIN 40 hari, webinar walisantri, pendataan dai, Assalaam Fun Run dengan sekitar 200 peserta, serta talk show dan pasar sore JARIB Yogyakarta menutup rangkaian sebagai bukti bahwa silaturahmi alumni terus dirawat melalui kerja nyata. Jazakumullah khairan kepada seluruh pengurus, alumni, dan keluarga besar Assalaam yang telah bergerak bersama.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *